Mengenal Hayat Tahrir Al Sham yang Gulingkan Assad, Awalnya Disebut Teroris kini Jadi Pahlawan

Anton Suhartono
Hayat Tahrir Al Sham (HTS) berperan besar dalam menggulingkan pemerintahan Bashar Al Assad (Foto: AP)

HTS pada dasarnya hanya mengendalikan Provinsi Idlib, Suriah, dan diperkirakan memiliki sekitar 30.000 pejuang. Idlib menjadi benteng terakhir wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata oposisi Suriah setelah pasukan rezim Bashar Al Assad yang dibantu Rusia dan Iran menggelar operasi besar-besaran pada 2017.

Meski demikian pengaruh HTS tak bisa dianggap sebelah mata. Organisasi ini memiliki kendali ekonomi atas sebagian besar wilayah dan sumber daya, termasuk minyak bumi sebagai pendapatan terbesar Suriah, termasuk di perbatasan Bab Al Hawa dengan Turki.

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, HTS sebagian besar mengandalkan keuangan mandiri. Bahkan HTS mengendalikan Syrian Salvation Government (SSG) yang berbasis di Idlib.

Bukan hanya itu, HTS juga mengumumkan kepada masyarakat Aleppo bahwa berbagai menteri SSG yang bermarkas di Idlib juga akan melayani provinsi tersebut.

HTS dipimpin Abu Mohammed Al Jaulani yang juga akan mencalonkan diri sebagai pemimpin Suriah masa depan pasca-rezim Assad.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

2 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

7 hari lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

11 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

12 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal