Miris, Kisah Warga Kazakh yang Mengaku Disiksa di Kamp Pelatihan China

Nathania Riris Michico
Aibota Serik mengatakan ayahnya hilang di jaringan pusat penahanan Cina. (Foto: BBC)

China menegaskan pusat penahanan seperti di Kota Kashgar ini adalah untuk "pelatihan kejuruan". (Foto: Reuters)

Kedutaan Besar China di Kazakhstan tidak menjawab permintaan BBC untuk mengomentari hal ini.

Namun pemerintah China, dikutip media pemerintah, menyatakan kamp itu adalah "pusat pelatihan kejuruan", yang bertujuan untuk menghapuskan lingkungan yang melahirkan terorisme dan ekstremisme keagamaan.

Pemerintah Kazakh menyebut pembatasan apa pun terhadap warga China di China adalah masalah dalam negeri mereka dan tidak akan campur tangan.

Namun Kazakhstan menegaskan akan berusaha mencoba membantu warganya yang ditahan di China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Retno Marsudi Bertemu Presiden Tokayev, Perkuat Kerja Sama RI-Kazakhstan terkait Air dan Iklim

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Ungkap Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Segera Diumumkan

Internasional
10 hari lalu

Viral Aksi Perempuan Lempar Uang Miliaran dari Balkon Apartemen, Warga Heboh Berebut di Jalan

Internasional
12 hari lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal