Miris, Kisah Warga Kazakh yang Mengaku Disiksa di Kamp Pelatihan China

Nathania Riris Michico
Aibota Serik mengatakan ayahnya hilang di jaringan pusat penahanan Cina. (Foto: BBC)

China menegaskan pusat penahanan seperti di Kota Kashgar ini adalah untuk "pelatihan kejuruan". (Foto: Reuters)

Kedutaan Besar China di Kazakhstan tidak menjawab permintaan BBC untuk mengomentari hal ini.

Namun pemerintah China, dikutip media pemerintah, menyatakan kamp itu adalah "pusat pelatihan kejuruan", yang bertujuan untuk menghapuskan lingkungan yang melahirkan terorisme dan ekstremisme keagamaan.

Pemerintah Kazakh menyebut pembatasan apa pun terhadap warga China di China adalah masalah dalam negeri mereka dan tidak akan campur tangan.

Namun Kazakhstan menegaskan akan berusaha mencoba membantu warganya yang ditahan di China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

5 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

5 hari lalu

Mentrans Ajak China Riset Kawasan Transmigrasi, Petakan Potensi Ekonomi

6 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal