Organisasi Dokter Terkemuka AS Bikin Kebijakan Baru soal Penilaian Berat Badan yang Sehat

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pengukuran berat badan menggunakan timbangan analog. (Foto: iNews.id/Dok.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Para pakar kesehatan AS yang tergabung dalam American Medical Association (AMA) bakal menyarankan kepada dokter untuk tak lagi terlalu berfokus pada indeks massa tubuh (BMI) dalam menentukan sehat atau tidaknya berat badan yang dimiliki pasien. 

Mereka mengatakan, ukuran tersebut tidak dapat memprediksi risiko penyakit dengan baik di secara universal untuk seluruh kelompok ras dan etnik.

BMI adalah nilai rasio berat badan terhadap tinggi badan. Pengukuran semacam ini telah lama digunakan untuk mendefinisikan apakah seseorang mempunyai berat badan kurang, berat badan normal, berat badan berlebih, obesitas, dan sangat obesitas. Akan tetapi, belakangan ini banyak bukti yang menunjukkan bahwa BMI adalah prediktor risiko kesehatan yang tidak akurat pada tingkat individu.

Pada pertemuan tahunan di Chicago, para anggota AMA memilih mengadopsi kebijakan baru. Kelompok dokter yang berpengaruh dari Amerika Serikat itu menyatakan, BMI harus diperlakukan sebagai salah satu faktor saja dalam menentukan apakah seorang pasien memiliki berat badan yang sehat. Beberapa ukuran lainnya seperti komposisi tubuh, lemak perut, lingkar pinggang, dan faktor genetik juga penting untuk diperhatikan.

“(Ada) masalah dengan penggunaan BMI sebagai ukuran karena kerugian historisnya (dan) penggunaannya untuk pengucilan rasial,” kata AMA pada Rabu (14/2/2023).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 menit lalu

Militer Amerika Sita Kapal Tanker Rusia

Internasional
10 jam lalu

AS Serang Venezuela, Rusia Sindir Ambisi Trump Raih Nobel Perdamaian

Nasional
10 jam lalu

BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris

Internasional
4 jam lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal