Sebut Program Nuklir Iran Lewati Batas, PM Israel: Toleransi Kami di Titik Kritis

Anton Suhartono
Naftali Bennett (Foto: Reuters)

Dia bahkan mengisyaratkan Israel akan bertindak sendiri menghadapi Iran, meskipun ancaman ini pernah disampaikannya di masa lalu.

Politikus sayap kanan yang mengakhiri 12 tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu pada Juni itu ingin Presiden AS Joe Biden bertindak lebih keras terhadap program nuklir Iran. Namun Presiden Joe Biden menegaskan AS akan mendahulukan diplomasi dalam menyelesaikan masalah ini.

Bennett juga menentang rencana AS untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran tahun 2015, JCPOA, yang ditinggalkan pendahulu Biden, Donald Trump, pada 2018.

Pembicaraan tidak langsung AS-Iran di Wina, Austria, terhenti karena AS menunggu langkah selanjutnya oleh presiden baru Iran, Ebrahim Raisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal