Sebut Program Nuklir Iran Lewati Batas, PM Israel: Toleransi Kami di Titik Kritis

Anton Suhartono
Naftali Bennett (Foto: Reuters)

Dia bahkan mengisyaratkan Israel akan bertindak sendiri menghadapi Iran, meskipun ancaman ini pernah disampaikannya di masa lalu.

Politikus sayap kanan yang mengakhiri 12 tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu pada Juni itu ingin Presiden AS Joe Biden bertindak lebih keras terhadap program nuklir Iran. Namun Presiden Joe Biden menegaskan AS akan mendahulukan diplomasi dalam menyelesaikan masalah ini.

Bennett juga menentang rencana AS untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran tahun 2015, JCPOA, yang ditinggalkan pendahulu Biden, Donald Trump, pada 2018.

Pembicaraan tidak langsung AS-Iran di Wina, Austria, terhenti karena AS menunggu langkah selanjutnya oleh presiden baru Iran, Ebrahim Raisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Embargo Penerbangan Iran, AS Ancam Perusahaan Asing yang Bantu Teheran

2 hari lalu

AS Embargo Penerbangan Iran, Seluruh Maskapai Berhenti Beroperasi Mulai 23 September

2 hari lalu

Peringatan Keras Iran kepada AS, Bidik Target Baru di Timur Tengah

2 hari lalu

Viral, Mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Bagikan Selebaran Sendirian di Stasiun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal