Sebut Program Nuklir Iran Lewati Batas, PM Israel: Toleransi Kami di Titik Kritis

Anton Suhartono
Naftali Bennett (Foto: Reuters)

Dia bahkan mengisyaratkan Israel akan bertindak sendiri menghadapi Iran, meskipun ancaman ini pernah disampaikannya di masa lalu.

Politikus sayap kanan yang mengakhiri 12 tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu pada Juni itu ingin Presiden AS Joe Biden bertindak lebih keras terhadap program nuklir Iran. Namun Presiden Joe Biden menegaskan AS akan mendahulukan diplomasi dalam menyelesaikan masalah ini.

Bennett juga menentang rencana AS untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran tahun 2015, JCPOA, yang ditinggalkan pendahulu Biden, Donald Trump, pada 2018.

Pembicaraan tidak langsung AS-Iran di Wina, Austria, terhenti karena AS menunggu langkah selanjutnya oleh presiden baru Iran, Ebrahim Raisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
4 jam lalu

Nekat Terobos Selat Hormuz, 2 Kapal Kargo AS Terdampar di Bebatuan

Internasional
5 jam lalu

Iran-AS Saling Serang di Selat Hormuz, Menhan Hegseth: Gencatan Senjata Belum Berakhir

Internasional
7 jam lalu

AS Siap Serang Iran Lagi: Kita Bisa Mulai Operasi Militer Besar-besaran!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal