Sejarah Perang Israel-Lebanon yang Ternyata sudah Berlangsung Puluhan Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Asap hitam membubung di pinggiran Aita al-Shaab, sebuah desa Lebanon yang berada di perbatasan negara itu dengan Israel, Sabtu 4 November 2023. (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id – Situasi Timur Tengah kian memanas seiring meningkatnya konflik antara Israel dan Lebanon, akhir-akhir ini. Bentrokan yang pada mulanya berlangsung di sekitar perbatasan dua negara antara pasukan zionis melawan kelompok pejuang Hizbullah, kini telah bergerak makin jauh.

Situasi tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran akan serangan darat baru Israel di Lebanon. Jika itu terjadi, serangan tersebut bakal menjadi episode terbaru dalam konflik kedua negara yang sudah berlangsung selama beberapa dekade.

Perjalanan sejarah perang Israel-Lebanon

1948

Lebanon berjuang bersama negara-negara Arab lainnya melawan negara Israel yang baru berdiri. Sekitar 100.000 warga Palestina yang melarikan diri atau terusir dari kampung halaman mereka di wilayah Palestina yang sebelumnya dikuasai Inggris selama perang, tiba di Lebanon sebagai pengungsi. Lebanon dan Israel menyetujui gencatan senjata pada 1949.

1968

Pasukan komando Israel menghancurkan belasan pesawat penumpang di Bandara Beirut, Lebanon, sebagai tanggapan atas serangan terhadap pesawat Israel oleh para gerilyawan Palestina. Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pindah ke Lebanon dua tahun kemudian setelah diusir dari Yordania, yang menyebabkan lebih banyak pertikaian lintas perbatasan kedua negara.

1973

Pasukan khusus Israel yang menyamar menembak mati tiga pemimpin gerilyawan Palestina di Beirut sebagai balasan atas pembunuhan para atlet Israel di Olimpiade Munich 1972, Jerman.

Serangan gerilya Palestina ke Israel dan pembalasan militer Israel terhadap target-target di Lebanon meningkat selama dekade 1970-an, yang menyebabkan banyak warga Lebanon melarikan diri dari selatan negara mereka. Hal tersebut memperburuk ketegangan sektarian di Lebanon, yang memicu dimulainya perang saudara di negeri itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Kejagung Kaji Laporan Koalisi Sipil terkait Kejahatan Genosida Israel di Gaza

Nasional
10 jam lalu

Israel Gabung Board of Peace, Ini Reaksi Pemerintah Indonesia

Internasional
13 jam lalu

Khaled Meshal: Hamas Tak Akan Hilang Selama Israel Masih Menjajah Palestina

Internasional
15 jam lalu

Dahsyatnya Perang Gaza, 32% Warga Israel Butuh Perawatan Gangguan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal