Sejarah Shut Down Pemerintah AS, Paling Banyak Ronald Reagan

Anton Suhartono
Konsep shut down bermula pada 1980-an ketika Kantor Pengacara Umum menafsirkan Undang-Undang Anti-Defisiensi (Antideficiency Act) (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Istilah government shutdown atau penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) kerap muncul setiap kali Kongres gagal mencapai kesepakatan rancangan anggaran. Teranyar, pemerintahan Presiden Donald Trump mengalami shut down mulai Rabu (1/10/2025) setelah Senat gagal menyepakati rancangan anggaran pemerintah federal. 

Partai Republik tidak memiliki cukup suara untuk meloloskan rancangan anggaran yang dibutuhkan pemerintah. Republik menguasai 53 kursi Senat, sementara suara yang dibutuhkan untuk meloloskan rancangan anggaran 60. Sementara Partai Demokrat menolak rancangan anggaran Republik. 

Kondisi ini membuat sebagian lembaga federal menghentikan operasinya, sementara ratusan ribu pegawai negeri sipil (PNS) terpaksa dirumahkan tanpa gaji atau tetap bekerja tanpa bayaran. Fenomena ini bukan hal baru. Shut down telah terjadi berulang kali dalam sejarah modern AS, dengan dampak signifikan pada politik, ekonomi, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Awal Mula Shut Down

Konsep shut down bermula pada 1980-an ketika Kantor Pengacara Umum (Attorney General) menafsirkan Undang-Undang Anti-Defisiensi (Antideficiency Act). UU ini melarang lembaga pemerintah melakukan pengeluaran tanpa persetujuan anggaran dari Kongres. Sejak saat itu, jika Kongres dan Presiden gagal menyetujui anggaran tepat waktu, maka operasional sebagian lembaga federal harus dihentikan.

Shut Down di Era Presiden

1. Ronald Reagan (1981–1989)

Reagan menghadapi shut down pendek, namun yang terbanyak dibandingkan presiden lain setelahnya. Shut down berlangsung 1 sampai 3 hari, akibat perselisihan anggaran dengan Kongres Demokrat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Terungkap! Pangeran MBS Telepon Trump, Minta Bantuan AS Serang Houthi tapi Ditolak

15 jam lalu

Warga AS Makin Tercekik! Harga Solar Tembus 6 Dolar per Galon, Tertinggi dalam Sejarah

18 jam lalu

Trump Klaim AS kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia

19 jam lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal