Selundupkan 5.000 Lintah Hidup Dalam Koper, Pria Kanada Didenda Rp216 Juta

Nathania Riris Michico
Ilustrasi pesawat.

Cacing predator kecil itu terkandung dalam 10 kain kecil basah yang tersembunyi di dalam tas belanjaan yang dapat digunakan kembali.

Setelah tes, Dr Sebastian Kvist, Kurator Zoologi Invertebrata di Royal Ontario Museum, mengidentifikasi lintah-lintah itu sebagai Hirudo verbana, spesies langka lintah obat yang tunduk pada peraturan Kanada yang bertujuan mengendalikan perdagangan satwa liar.

Analisis lain menemukan bahwa lintah yang dimiliki Bodounov kemungkinan besar telah ditangkap di alam liar.

"Spesies ini dilindungi karena panen berlebihan lintah obat dari alam liar merupakan ancaman utama bagi spesies ini," kata para pejabat.

Setelah pihak berwenang menemukan bahwa Bodounov tidak memiliki izin untuk mengimpor lintah obat, mereka menuduhnya melakukan impor ilegal dari spesies yang dilindungi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Modus WN India Selundupkan Serbuk Emas Rp2,9 Miliar di Bandara Juanda, Terungkap lewat Rontgen

2 hari lalu

Profil Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia Jadi Wali Kota di Kanada

2 hari lalu

Pria Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pilwalkot di Kanada, Pesaing Akui Kalah Ucapkan Selamat

2 hari lalu

Kalahkan Petahana, Pria Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Terpilih Jadi Wali Kota di Kanada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal