Setelah Perang Gaza, Hamas Serukan Persatuan Nasional Palestina

Anton Suhartono
Hamas menyerukan dialog nasional demi mewujudkan persatuan seluruh faksi politik Palestina (Foto: AP)

Meski demikian, Hamas tetap menuduh Israel melanggar perjanjian dengan terus melakukan serangan terbatas dan menutup perbatasan Rafah. 

“Sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober, pasukan pendudukan telah menewaskan 90 warga Palestina dan menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan,” tambah Qassem.

Seruan Hamas ini dinilai sebagai sinyal positif bagi upaya rekonsiliasi politik yang selama ini macet. Setelah satu dekade perpecahan antara Hamas di Gaza dan Fatah di Tepi Barat, banyak pihak melihat momen pascaperang ini sebagai kesempatan langka untuk menyatukan kembali arah perjuangan rakyat Palestina di bawah satu visi nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal