Tak Terima dengan Laporan Pemerkosaan Muslimah Uighur, China Larang Siaran BBC

Djairan
Muslim Uighur di Eropa berdemonstrasi di Turki mengecam kebijakan Pemerintah China memasukkan jutaan Muslim Uighur di Negeri Tirai Bambu ke kamp-kamp reedukasi. (Foto: AFP)

Media pemerintah China terus meningkatkan serangannya terhadap media Inggris dalam beberapa pekan terakhir, di tengah sengketa diplomatik antara kedua negara yang semakin meningkat. Begitu pula dengan Inggris.

Pada Kamis (4/2/2021), regulator komunikasi Inggris, Ofcom, mencabut izin siaran stasiun televisi Pemerintah China, CGTN, yang tersedia di Inggris. Ofcom menuding stasiun televisi tersebut dikendalikan penuh oleh Partai Komunis China.

Juru bicara Kemlu China, Wang Wenbin, mengecam keputusan Ofcom dengan menyebut tindakan tersebut sebagai upaya politisasi. Dia memperingatkan Ofcom, China bisa saja menempuh langkah serius.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

2 hari lalu

Mas Bechi Pemerkosa Santriwati di Jombang Ternyata Bebas sejak 2025, Hanya 3 Tahun di Bui

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

4 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal