Terungkap, Mantan Menlu Inggris Ancam Jaksa ICC Hentikan Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Anton Suhartono
Mantan Menlu Inggris David Cameron pernah mengancam Kepala Jaksa ICC Karim Khan agar menghentikan penyelidikan kejahatan perang Israel (Foto: AP)

DEN HAAG, iNews.id - Sebuah laporan terbaru mengungkap fakta mengejutkan: mantan Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, dilaporkan pernah mengancam Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan agar menghentikan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh pejabat tinggi Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Ancaman dari Cameron terjadi pada April 2024, saat ICC tengah dalam tahap kritis penyusunan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Keduanya diduga terlibat dalam kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama agresi militer Israel di Jalur Gaza.

Menurut laporan investigatif Middle East Eye (MEE), Cameron tidak hanya memberikan tekanan verbal, tetapi juga mengancam akan menarik dukungan finansial Inggris untuk ICC serta meninggalkan lembaga hukum internasional tersebut secara sepihak apabila surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel tetap dikeluarkan.

Namun, ICC menolak tunduk pada tekanan tersebut dan tetap mengeluarkan surat penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant pada November 2024. Langkah tegas ini memperlihatkan sikap independen lembaga tersebut, meski mendapat tekanan besar dari kekuatan politik dunia.

Ancaman dari Berbagai Arah

Bukan hanya dari Inggris, tekanan terhadap Karim Khan dan ICC juga datang dari Amerika Serikat. Senator Republik Lindsey Graham secara terbuka mengancam akan menjatuhkan sanksi jika surat perintah penangkapan terhadap pejabat Israel diterbitkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

4 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

4 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

4 hari lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal