Waduh! Ukraina Harus Relakan Wilayahnya Direbut Rusia untuk Sepakati Perjanjian Damai

Anton Suhartono
Amerika Serikat dilaporkan bakal mengakui Krimea sebagai wilayah Rusia dalam kesepakatan damai yang akan datang (Foto: AP)

AS menyampaikan proposal baru kepada negara-negara sekutunya terkait perundingan damai Rusia-Ukraina, di Paris, Prancis, Kamis (17/4/2025). Proposal itu termasuk garis besar persyaratan untuk mengakhiri pertempuran dan meringankan sanksi terhadap Rusia jika tercapai gencatan senjata.

Sumber mengatakan, usulan tersebut termasuk pembekuan garis depan yang memungkinkan beberapa wilayah Ukraina lainnya yang sekarang diduduki Rusia tetap berada di bawah kendali mereka. 

Selain itu AS akan menolak permintaan Ukraina untuk bergabung dengan NATO.

Dalam pertemuan di Paris itu, utusan khusus Trump Steve Witkoff bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron serta Menlu AS Marco Rubio serta Penasihat Keamanan Nasional AS bertemu negosiator dari Prancis, Jerman, Inggris, dan Ukraina.

Mereka akan bertemu lagi di London, Inggris, pekan depan untuk menindaklanjuti diskusi tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Berubah Pikiran, Trump Tak Akan Serang Iran Besar-besaran

1 hari lalu

Heboh! China Dilaporkan Bantu Iran Serang Pangkalan AS di Yordania, Begini Respons Trump

1 hari lalu

Trump Buka Peluang Mobil China Masuk Amerika, Syaratnya Produksi di AS

4 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal