Dengan tambahan pompa tersebut, pengambilan dan pengaliran air dari Sungai Citarum menuju lahan persawahan yang terdampak diharapkan dapat dipercepat.
BBWS Citarum juga akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan jajaran pengelola sumber daya air.
Selain pompanisasi, BBWS Citarum membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kondisi kekeringan, kebutuhan air, maupun permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum.