2 ABK WNI Lompat ke Laut karena Tak Tahan Disiksa, Bareskrim Tangkap Agen Penyalur

Irfan Ma'ruf
Ilustrasi perdagangan orang. (Foto: Istimewa)

Reynalfi telah bekerja dikapal tersebut selama tujuh bulan sementara Andri lima bulan. Sejak keduanya bekerja di kapal tersebut mereka tidak dibolehkan turun ke darat. Saat ini pelaku masih diperiksa oleh Satgas TPPO Bareskrim Polri.

“Pelaku diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang dengan cara melakukan perekrutan dan pengiriman warga negara Indonesia (WNI) dengan iming-iming gaji yang besar serta dieksploitasi untuk melakukan pekerjaan kasar,” ujar Ferdy.

Sebelumnya, kedua ABK tersebut kabur saat mengintip alat navigasi yang menunjukkan posisi kapal berada di Selat Malaka mendekati Singapura. ABK asal Indonesia lainnya membantu melarikan diri dengan mengawasi mandor. Raynalfi melompat ke laut dengan rompi apung sementara Andri dengan menggunakan ban pelampung.

Mereka melompat dalam keadaan gerimis dan ombak tinggi. Saat ditemukan keduanya dalam keadaan berpelukan dan pingsan.

"Sebenarnya kami mengajak orang Indonesia yang lain tetapi mereka takut mati. Kalau sudah tidak tahan lebih baik mati loncat ke laut daripada terus menerus dipaksa bekerja di kapal itu," kata Andri.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Terungkap! 2 WNI ABK Kapal Musaffah II yang Meledak di Selat Hormuz Ternyata asal Luwu

Buletin
11 hari lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini

Nasional
12 hari lalu

ABK Fandi Lolos Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton, Komisi III DPR: Kami Benar-Benar Lega

Nasional
12 hari lalu

Lolos dari Hukuman Mati, ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal