Bansos 2027, Luhut Utus TNI-Polri Data Warga di Daerah Pelosok

Iqbal Dwi Purnama
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan melibatkan TNI-Polri hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendata calon penerima bantuan sosial (bansos) 2027. Keterlibatan aparat negara tersebut ditujukan untuk menjangkau masyarakat, terutama yang berada di daerah pelosok.

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan mengakui digitalisasi bansos masih menghadapi kendala dari sisi kesiapan perangkat digital masyarakat. Oleh karena itu, ASN serta TNI-Polri akan membantu masyarakat yang belum memiliki perangkat teknologi.

"TNI, Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ASN, pegawai di gunung-gunung sana, di kampung-kampung itu yang sulit dicapai mungkin oleh orang yang tidak punya HP, itu TNI-Polri itu turun," ujar Luhut di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Luhut mengatakan, saat ini jumlah penduduk yang tercatat di Dukcapil baru mencapai 98 persen dari keseluruhan populasi. Keterlibatan aparat negara diharapkan dapat mempercepat pendataan sekaligus mengkurasi calon penerima bantuan pemerintah ke depannya.

Selain TNI-Polri dan ASN, masyarakat umum juga dapat menjadi agen pendataan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pemerintah akan menyiapkan platform untuk melakukan verifikasi data masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
15 hari lalu

DTSEN Ubah Data Bansos, 4,33 Juta Keluarga yang Sebelumnya Terlewat Kini Dapat Bantuan

16 hari lalu

Ekonom Bongkar Kelemahan Sistem DTSEN yang Bikin Data Desil Keliru hingga Bansos Dicabut

18 hari lalu

4,5 Juta Warga Terima Bansos Lebih dari 5 Tahun, Kemensos Waspadai Fenomena Demotivasi

18 hari lalu

BPS Buka Peluang Pakai Data Pajak untuk Akurasi Penerima Bansos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal