Diancam Dijemput Paksa Pansus, Menag Yaqut Ungkit Cerita Kiai Wahid Hasyim Diinterpelasi soal Haji 

Felldy Aslya Utama
Menag Yaqut Cholil Qoumas kembali tidak hadir undangan Pansus Haji 2024. (Foto MPI).

Menag Yaqut mengakui dirinya bukanlah sosok sebesar Wahid Hasyim, tetapi ia tetap berusaha mengikuti cara berpikirnya dalam merumuskan kebijakan terkait pelayanan jamaah haji. 

“Saya bukan Kiai Haji Wahid Hasyim. Bahkan sangat jauh jika diperbandingkan kapasitasnya. Namun, saya hanya mengikuti cara berpikir beliau bahwa masalihal ‘ibadah harus menjadi landasan dalam ijtihad pelayanan jamaah haji,” katanya.

Selanjutnya: Yaqut Mangkir Lagi Undangan Pansus Haji

Yaqut diketahui kembali tidak hadir dalam rapat Pansus Haji 2024, Kamis (19/9/2024). Dia masih kunjungan kerja di luar negeri.

Ketidakhadiran ini merupakan yang kedua kalinya setelah Menag juga tidak memenuhi undangan pertama Pansus Haji.

“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran ini, dan menganggapnya sebagai upaya untuk menghindar dari tanggung jawab yang seharusnya dijelaskan di hadapan Pansus,” kata Anggota Pansus Haji Marwan Jafar di DPR.

Marwan mengatakan bahwa Pansus Haji telah menyiapkan ultimatum kepada Menag apabila kembali tak hadir di pemanggilan ketiga pada hari Senin besok. Dia menyebut, Pansus bisa melibatkan aparat penegak hukum untuk memanggil paksa Menag hadir di rapat Pansus.

"Nanti kalau pemanggilan ketiga tidak hadir, itu kita bisa menggandeng Kepolisian Republik Indonesia untuk menjemput paksa ketidakhadiran ini," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
24 jam lalu

ASN Meninggal saat Pelatihan Komcad, DPR Desak Kemhan Evaluasi Menyeluruh

2 hari lalu

GKSR Usul Ambang Batas Parlemen 1 Persen dalam Revisi UU Pemilu

2 hari lalu

GKSR Sebut Dasco bakal Terima Partai Nonparlemen di DPR, Bahas Ambang Batas Parlemen

3 hari lalu

Komisi III DPR Minta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Diusut Tuntas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal