Eks Pejabat Bea Cukai Akui Pakai Batik Hasil Suap di Sidang: Cenderamata Perpisahan

Jonathan Simanjuntak
Eks pejabat Bea Cukai Hendy Dwi Cahyono mengaku menolak amplop, namun sempat memakai batik cenderamata yang diduga dibeli dari aliran dana suap. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan II Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Hendy Dwi Cahyono mengaku pernah ditawari amplop berisi uang yang diduga berasal dari aliran suap. Namun, dia menegaskan menolak pemberian tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Hendy saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Bea dan Cukai, Selasa (28/7/2026). Dalam perkara tersebut, dua pejabat Bea Cukai, Rizal dan Sisprian Subiaksono, menjadi terdakwa.

Hendy mengatakan amplop tersebut ditawari oleh Orlando Hamonangan alias Ocoy yang juga menjadi terdakwa dalam perkara yang sama. Peristiwa itu terjadi pada 2025.

"Seingat saya, sepanjang saya di P2 Pusat, baru kali itu ditawari (amplop)," ujar Hendy.

Meski menolak amplop berisi uang, Hendy mengaku sempat menerima cenderamata saat acara perpisahan sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Pantoloan. Hadiah itu berasal dari sejumlah pejabat di Subdirektorat Intelijen dan Direktorat P2 yang belakangan diduga terkait aliran dana suap.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Eks Pejabat Bea Cukai Akui Panik, Minta Staf Bersih-Bersih saat Tahu Dipantau Penegak Hukum

2 hari lalu

Ingin Tobat, Eks Pejabat Bea Cukai Klaim Tolak Amplop ke-5 dari Blueray usai 4 Kali Terima

4 jam lalu

Bea Cukai Sita 20.000 Botol Miras Ilegal di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

1 hari lalu

Jaksa Kembali Limpahkan Dakwaan Dokter Tifa ke PN Jaktim, Sidang Digelar 6 Agustus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal