Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook

Nur Khabibi
Eks PPK Kemendikbudristek mengaku menerima uang sebesar 30.000 dolar AS terkait pengadaan laptop Chromebook. (Foto: Nur Khabibi)

"Betul," jawab Dhany. 

"Bagi-bagi duit ini ya. Totalnya ada 30 ribu (dolar AS), saudara bagikan ya? Dan uang Rp200 juta. Untuk Pak Purwadi, Pak Suhartono, dan saudara sendiri. 16.000 dolar AS, benar ya?" lanjut jaksa bertanya. 

"Betul," kata Dhany. 

Jaksa kemudian mengulik perihal kelanjutan uang tersebut apakah sudah dikembalikan ke penyidik atau belum. 

"Sudah saudara kembalikan?," tanya jaksa. 

"Sudah dikembalikan," ucap Dhany. 

Diketahui, Nadiem didakwa memperkaya diri sendiri atau orang lain terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Jumlahnya mencapai Rp809.596.125.000 atau Rp809 miliar.

Angka itu terungkap berdasarkan surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026).

"Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp809.596.125.000," ujar jaksa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Nadiem Banjir Pelukan Ojol di Sidang Kasus Korupsi Chromebook

57 tahun lalu

Nadiem Jalani Putusan Sela Kasus Korupsi Laptop Chromebook Hari Ini

57 tahun lalu

Dirjen Kemendikdasmen Beberkan Alasan Pengadaan Chromebook Disetop di 2019

57 tahun lalu

Jaksa Sebut Nadiem Tahu Chromebook Tak Bisa Digunakan Guru dan Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal