Kejagung: Riza Chalid Terindikasi Ada di Negara ASEAN

Riyan Rizki Roshali
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan buronan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Mohammad Riza Chalid terindikasi berada di salah satu negara kawasan ASEAN. Indikasi itu berdasarkan informasi yang diperileh penyidik berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Imigrasi.

“Informasi dari penyidik sih ada di salah satu negara, negara wilayah ASEAN,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Meski begitu, Anang menegaskan penyidik belum bisa memastikan secara detail negara yang menjadi lokasi keberadaan Riza Chalid. Namun, red notice yang telah terbit akan membatasi ruang gerak Riza Chalid secara signifikan.

“Red notice ini akan membatasi ruang gerak yang bersangkutan, karena akan termonitor oleh Imigrasi seluruh negara-negara yang terikat dengan Interpol," ujar dia.

Anang menjelaskan, penerbitan red notice tidak serta-merta membuat Riza Chalid bisa langsung ditangkap dan dipulangkan ke Indonesia. Menurutnya, proses penegakan hukum lintas negara harus menghormati kedaulatan dan sistem hukum masing-masing negara.

“Red notice tidak serta merta langsung kita dapat menangkap ini, ini kan ada di negara lain, tentu di situ juga ada kedaulatan hukum kepentingan nasional masing-masing dan sistem hukum yang berbeda," ungkap dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Polri Pastikan Riza Chalid Hanya Punya Paspor Indonesia, Lokasi Sudah Diketahui

Nasional
22 jam lalu

Polri Ungkap Tantangan Tangkap Riza Chalid di Luar Negeri, Apa Itu?

Nasional
1 hari lalu

Red Notice Riza Chalid Baru Terbit Januari 2026, Interpol Ungkap Alasannya

Nasional
1 hari lalu

Selain Riza Chalid, Interpol Indonesia Bidik Jurist Tan Buronan Korupsi Laptop

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal