Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

Aditya Pratama
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 19 poin ke level Rp17.725 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (16/6/2026). (Foto: Dok. IMG)

Perhatian pasar sekarang beralih ke serangkaian keputusan bank sentral utama minggu ini. Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga kebijakan jangka pendeknya sebesar 25 basis poin menjadi 1,0 persen, level tertinggi dalam 31 tahun. 

Bank Cadangan Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah di 4,35 persen, setelah tiga kali kenaikan berturut-turut.

Para pedagang kini menunggu pengumuman kebijakan dari Federal Reserve AS (The Fed) dan Bank of England akhir pekan ini. Pasar akan mengamati dengan cermat komentar dari Ketua Fed Kevin Warsh untuk mendapatkan petunjuk tentang arah suku bunga AS di masa mendatang.

Dari sisi domestik, perang dagang kembali bergemuruh, setelah rencana Amerika Serikat (AS) untuk mengganjar tarif impor baru terhadap sejumlah produk Indonesia berpotensi menekan kinerja ekspor produk manufaktur nasional. 

Tidak hanya mengurangi daya saing produk di pasar AS, kebijakan tersebut juga berisiko memengaruhi utilisasi pabrik, investasi, hingga penyerapan tenaga kerja di sektor tersebut. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi: Anda Akan Segera Tahu!

14 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel

16 jam lalu

Trump Enggan Pecat Menhan Hegseth meski Partai Republik Kalah Pemilu AS

16 jam lalu

Partai Trump Kalah Pemilu AS, Pemimpin Iran Mojtaba: Jangan Berharap Banyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal