Menkomdigi Soroti Bahaya Medsos, Ungkap 45% Anak Pernah Alami Perundungan Siber

Achmad Al Fiqri
Menkomdigi Meutya Hafid mengungkap 45% anak Indonesia pernah mengalami perundungan siber dan penggunaan fitur pengawasan orang tua masih rendah. (Foto: iNews/Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan 45% anak di Indonesia pernah mengalami perundungan siber atau cyberbullying. Di sisi lain, hanya 39,9% orang tua yang merasa cukup mampu mendampingi anak saat mengakses internet.

Meutya menilai, kondisi tersebut menunjukkan perlindungan anak di ruang digital semakin mendesak. Sebab, anak menghadapi berbagai risiko kejahatan di internet, termasuk perundungan melalui media sosial.

"45% dari anak-anak kita menurut riset pernah mengalami perundungan siber. Kemudian juga 39,9% orang tua, hanya 39,9% orang tua yang merasa cukup mampu mendampingi anak di internet, dan ini berdasarkan perasaan orang tuanya, belum tentu betul," ujar Meutya dalam diskusi publik yang diselenggarakan Kosgoro 1957 di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).

Selain itu, Meutya menyebut 48% remaja menilai media sosial berdampak negatif bagi teman-teman seusianya. Sementara itu, penggunaan fitur pengawasan orang tua atau parental control masih tergolong rendah.

"Artinya, selama ini para platform itu selalu mengatakan bahwa kami sebetulnya sudah memperkenalkan fitur-fitur yang membuat orang tua bisa melakukan kontrol secara, baik dari sisi waktunya, sisi konten, dan sebagainya. Tapi karena itu sifatnya opsional, maka yang memakai layanan itu hanya 10,2% orang tua," ucap Meutya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
19 hari lalu

Menkomdigi Ungkap TikTok Nonaktifkan 9 Juta Akun Anak di Bawah Umur

23 hari lalu

Data Pribadi Menkomdigi Diduga Bocor, DPR Minta Ditangani Serius

2 bulan lalu

Warga Mentawai Disidang gegara Hadirkan Akses Internet di Kampungnya, Menkomdigi Buka Suara

3 bulan lalu

Menkomdigi Ingatkan Masyarakat Waspadai Penyebaran Hoaks Jelang HUT RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal