Menkominfo: Konten Radikalisme di Media Sosial Menurun

Antara
Menkominfo Rudiantara. (Foto: SINDOnews)

"Sekarang sudah menurun, tetapi menurun tidak boleh membuat kita abai dan lalai. Penyisiran dan verifikasi tetap dilakukan, tadi saya katakan sisir verifikasi ini ada 20.000-an," kata dia.

Selain terus melakukan penyisiran konten berbau radikal, Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk penegakan hukum di dunia nyata serta keperluan Polri menangkap pelaku penyebaran konten berkaitan dengan aksi teror.

Rudiantara mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten, baik foto, gambar dan video yang berkaitan dengan paham radikalisme dan aksi teror.

"Saya selalu bilang jejak digital itu bukan seumur hidup, tapi seumur-umur. Maka postinglah yang positif-positif, jangan main-main dengan jejak digital, ini bukan seumur hidup, ini seumur-umur, orang sudah meninggal, juga masih ada," ujarnya.

Masyarakat pun diminta melaporkan kepada Kominfo atau langsung kepada platform apabila menemukan konten yang dinilai meresahkan.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Nasional
7 tahun lalu

Kemenkominfo Jaga Situs KPU dari Masa Tenang hingga Penghitungan Suara

Nasional
7 tahun lalu

Bawaslu Cecar Rudiantara 30 Pertanyaan soal Yang Gaji Kamu Siapa

Internet
8 tahun lalu

Temui Menkominfo, Tik Tok Diminta Ubah Batas Usia Pengguna

Internet
8 tahun lalu

Tik Tok Temui Menkominfo Rudiantara, Ini Detail yang Dibicarakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal