Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan

iNews
Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI. (Foto: Dok/IMG/Binti Mufarida)

Achmad Nur Hidayat

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta

APA yang akan terjadi ketika gubernur bank sentral mengundurkan diri justru pada saat rupiah bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar Amerika Serikat? 

Pertanyaan ini menjadi penting setelah Senin pagi, 27 Juli 2026, konferensi pers mengatakan bahwa Perry Warjiyo mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia

Kabar tersebut segera mengubah perhatian publik dari sekadar pergerakan kurs menjadi persoalan yang lebih mendasar, yakni kredibilitas pengelolaan ekonomi nasional.

Sampai tulisan ini disusun, klarifikasi resmi alasan sebenarnya belum diketahui oleh siapa pun selain Pak Perry Warjiyo sendiri. Sayangnya dalam konferensi pers tersebut tidak hadir Pak Perry Warjiyo sendiri. 

Klarifikasi tersebut tidak boleh ditunda. Dalam pasar keuangan, kekosongan informasi mudah diisi oleh spekulasi, sementara spekulasi mengenai kepemimpinan bank sentral dapat bergerak lebih cepat daripada kemampuan pemerintah memberikan penjelasan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 jam lalu

Istana soal Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI: Ada Alasan Pribadi

1 jam lalu

DPR Masih Tunggu Usulan Prabowo soal Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

3 jam lalu

Plt Gubernur BI Destry Damayanti bakal Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini

4 jam lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal