Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan

iNews
Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI. (Foto: Dok/IMG/Binti Mufarida)

Perusahaan besar juga dapat menahan investasi ketika biaya modal meningkat. Dengan demikian, gejolak yang semula muncul di pasar uang dapat berujung pada perlambatan penciptaan lapangan kerja.

Bank Indonesia sebenarnya masih memiliki bantalan eksternal. Cadangan devisa pada akhir Juni 2026 tercatat sebesar US$145,6 miliar, naik dari US$144,9 miliar pada Mei. 

Posisi tersebut memberikan kemampuan bagi BI untuk melakukan stabilisasi. Akan tetapi, cadangan devisa bukan sumber daya tanpa batas dan tidak dapat menggantikan kepercayaan terhadap konsistensi kebijakan. 

Intervensi dapat menahan volatilitas dalam jangka pendek, tetapi tidak dapat sepenuhnya mengatasi ketidakpercayaan institusional. 

Semakin lama pasar meragukan independensi bank sentral, semakin mahal biaya yang diperlukan untuk mempertahankan rupiah.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 jam lalu

Istana soal Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI: Ada Alasan Pribadi

4 jam lalu

DPR Masih Tunggu Usulan Prabowo soal Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

6 jam lalu

Plt Gubernur BI Destry Damayanti bakal Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini

6 jam lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal