"Tidak tahu," kata Ade.
Dokter Tifa lalu menunjukkan contoh dokumen fisik sebagai ijazah untuk menjelaskan perbedaan antara dokumen asli dan visual yang ditampilkan di layar. Namun, Ade tetap berpendapat tayangan tersebut memperlihatkan objek dengan tulisan ijazah.
Perdebatan antara Dokter Tifa dan Ade berulang kali membuat suasana sidang riuh. Majelis hakim akhirnya menengahi keduanya dan mengingatkan agar pertanyaan yang membutuhkan penjelasan teknis maupun penafsiran hukum lebih lanjut diarahkan kepada ahli yang berwenang.
Majelis hakim juga meminta seluruh pihak menjaga ketertiban agar proses persidangan dapat berlangsung kondusif.