Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi Pengguna Narkoba, Atasi Overkapasitas Lapas

Yuwantoro Winduajie
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. (Foto: Yuwantoro Winduajie)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyiapkan pembentukan pusat rehabilitasi dan pusat reedukasi bagi pengguna narkotika sebagai upaya mengatasi persoalan kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas). Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta penanganan khusus terhadap warga binaan kasus narkotika.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan, pembahasan pembentukan pusat rehabilitasi dan reedukasi tersebut telah dilakukan bersama tujuh kementerian dan lembaga terkait dalam rapat di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Tujuh kementerian/lembaga yang terlibat yakni Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Kementerian Hukum.

"Presiden memberi arahan untuk bagaimana melakukan rehabilitasi dan reedukasi terkait dengan para pengguna narkotika di dalam lapas kita hari ini," kata Supratman.

Menurut dia, pemerintah telah sepakat membentuk tim kecil selama satu pekan untuk merumuskan kebijakan lanjutan. Salah satu fokusnya yakni menyiapkan pusat rehabilitasi dan pusat reedukasi bagi pengguna narkotika, terutama warga binaan yang masih berada pada usia produktif.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
26 hari lalu

Kepala BNN soal Lapas Overkapasitas: 80 Persen Tahanan Narkotika

26 hari lalu

Prabowo Instruksikan Menkum Kaji Rehabilitasi Pemakai Narkoba, Atasi Lapas Overkapasitas

12 bulan lalu

Overkapasitas Lapas, Pemerintah Buka Opsi Beri Amensti ke Pengguna Merangkap Pengedar Narkoba

1 tahun lalu

Menteri Imipas Targetkan 7 Lapas Baru Rampung Tahun Ini, Atasi Overkapasitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal