Pengamat Siber Soroti Kesalahan Data di Sirekap: Aplikasi yang Sangat Jelek

Danandaya Arya Putra
Ketua Pusat Penelitian Keamanan Sistem Komunikasi dan Informatika Pratama Persadha, Pratama Persadha. (Foto: Official iNews/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Pusat Penelitian Keamanan Sistem Komunikasi dan Informatika Pratama Persadha, Pratama Persadha menyoroti banyaknya kesalahan data dalam Sistem Rekapitulasi Suara (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, Sirekap merupakan aplikasi yang buruk.

"Kita lihat bahwa aplikasi yang dibuat itu sangat jelek sekali kalau saya bilang. Kenapa sangat jelek sekali? Terlalu banyak kesalahan yang dibuat walaupun sekarang diperbaiki," ujarnya dalam dialog spesial 'Rakyat Bersuara' di iNews, Selasa (20/2/2024).

Dia menegaskan sebaiknya Sirekap tidak dipublikasikan ke masyarakat luas jika hanya diperuntukkan sebagai alat bantu rekapitulasi suara Pemilu 2024. Sebab ketidaksesuaian data yang ditampilkan Sirekap justru menimbulkan kegaduhan.

"Kalau sebagai alat bantu harusnya enggak ngaruh nih, yaudah kalau misalkan enggak berguna gitu ya enggak usah ditayangin," katanya.

Dia mengaku heran Sirekap justru digunakan KPU sebagai alat bantu hitung manual. Padahal, kata dia, aplikasi itu bermasalah sejak awal.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
15 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
22 hari lalu

Respons KPU soal KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Buletin
23 hari lalu

Bonatua Menang Gugatan di KIP, KPU Wajib Buka Salinan Ijazah Jokowi ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal