Pengamat Siber Soroti Kesalahan Data di Sirekap: Aplikasi yang Sangat Jelek

Danandaya Arya Putra
Ketua Pusat Penelitian Keamanan Sistem Komunikasi dan Informatika Pratama Persadha, Pratama Persadha. (Foto: Official iNews/YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Pusat Penelitian Keamanan Sistem Komunikasi dan Informatika Pratama Persadha, Pratama Persadha menyoroti banyaknya kesalahan data dalam Sistem Rekapitulasi Suara (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, Sirekap merupakan aplikasi yang buruk.

"Kita lihat bahwa aplikasi yang dibuat itu sangat jelek sekali kalau saya bilang. Kenapa sangat jelek sekali? Terlalu banyak kesalahan yang dibuat walaupun sekarang diperbaiki," ujarnya dalam dialog spesial 'Rakyat Bersuara' di iNews, Selasa (20/2/2024).

Dia menegaskan sebaiknya Sirekap tidak dipublikasikan ke masyarakat luas jika hanya diperuntukkan sebagai alat bantu rekapitulasi suara Pemilu 2024. Sebab ketidaksesuaian data yang ditampilkan Sirekap justru menimbulkan kegaduhan.

"Kalau sebagai alat bantu harusnya enggak ngaruh nih, yaudah kalau misalkan enggak berguna gitu ya enggak usah ditayangin," katanya.

Dia mengaku heran Sirekap justru digunakan KPU sebagai alat bantu hitung manual. Padahal, kata dia, aplikasi itu bermasalah sejak awal.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029, DPR Ingatkan Perlindungan Data Pribadi

57 tahun lalu

KPU Kaji Pakai E-Voting untuk Pemilu 2029 di Luar Negeri, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Selingkuh dengan Bawahan, Anggota KPU Ogan Komering Ulu Timur Dipecat!

57 tahun lalu

MK Putuskan Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Gugur dari Dapil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal