Pertumbuhan Industri Tembakau Nyaris Nol, Menperin Dorong Produsen Rokok Ilegal Masuk Jalur Legal

Tangguh Yudha
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyoroti pertumbuhan industri hasil tembakau (IHT) di Indonesia yang tercatat nyaris nol. Dia menduga keberadaan rokok ilegal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi angka tersebut karena aktivitas produksinya tidak tercatat dalam data resmi.

Sarmuji mengatakan, industri tembakau merupakan sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja. Namun, data pertumbuhan yang tersedia dinilai belum sepenuhnya mencerminkan aktivitas industri tersebut.

"Industri sektor tembakau memang menyerap banyak tenaga kerja. Tapi kalau melihat datanya, pertumbuhannya itu nyaris nol. Itu karena mungkin salah satu sebabnya adalah keberadaan rokok-rokok ilegal yang tidak terdata," ucap Sarmuji saat ditemui usai acara Trade Expo Indonesia di ICE BSD, Rabu (14/10/2026).

Sarmuji menambahkan, aktivitas produksi rokok ilegal tidak tercermin dalam pencatatan resmi industri. Selain itu, produk ilegal tidak memberikan kontribusi langsung terhadap penerimaan negara melalui mekanisme yang berlaku bagi produk legal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian Perindustrian menyiapkan dua pendekatan, yakni memperkuat penegakan hukum terhadap produksi dan peredaran rokok ilegal serta mendorong produsen agar melegalkan usahanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 hari lalu

Terbongkar! 560.000 Batang Rokok Ilegal Diselundupkan lewat Jalur Laut ke Lombok

2 bulan lalu

Bea Cukai Mataram Musnahkan 6,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp8,3 Miliar

2 bulan lalu

Rokok Ilegal Makin Marak, Penjualan Gudang Garam Anjlok Rp3,19 Triliun

2 bulan lalu

Bea Cukai Jakarta Ungkap Penindakan Rokok Ilegal Naik 250 Persen, Peredaran Semakin Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal