Respons Golkar soal Isu Jokowi Jadi Ketum usai Airlangga Mundur

Riyan Rizki Roshali
Partai Golkar merespons isu yang menyebut Jokowi bakal menjadi ketum menggantikan Airlangga Hartarto. Apa katanya? (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali dikaitkan dengan Partai Golkar usai Airlangga Hartarto mundur dari ketua umum (ketum). Muncul isu Jokowi bakal mengisi pos yang ditinggalkan Airlangga.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia enggan berkomentar terkait itu tersebut. Dia tidak mau berspekulasi.

“Ini kan saya kira buat kami dengan mundurnya Pak Airlangga Hartarto ini sesuatu yang buat kami mengagetkan juga, mengejutkan juga. Jadi kami belum mau membicarakan tentang atau berspekulasi nanti seperti apa,” kata Doli kepada wartawan, Minggu (11/8/2024).

Menurut dia, saat ini jajaran Golkar ingin memastikan organisasi tetap berjalan.

“Makanya dengan segera tadi pagi sampai malam ini kami memberikan penjelasan, Insya Allah walaupun Pak Airlangga mundur, sekali lagi saya katakan mundurnya tuh secara de facto, karena de jure pengunduran diri itu harus dilegitimasi di institusi,” ujarnya.

Dia meminta publik bersabar hingga nantinya pelaksana tugas (plt) ditunjuk pada rapat pleno Selasa (13/8/2024).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
28 menit lalu

Ade Armando Kritik Sayembara Ijazah Gibran: Upaya Hajar Keluarga Jokowi demi 2029

1 jam lalu

Pakar Sebut Gibran Telah Buktikan Pendidikan Setara SMA: Diakui di Indonesia

2 jam lalu

Nomor WA Sayembara Ijazah Gibran Diduga Diambil Alih, Roy Suryo Bongkar Penyebabnya

12 jam lalu

Airlangga Ungkap 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Ini Penjelasan Kemenko Perekonomian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal