Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat ke Rp16.894 per Dolar AS setelah Melemah hingga Rp17.000

Anggie Ariesta
Nilai tukar Rupiah hari ini menguat ke Rp16.894 per Dolar AS (dok. istimewa)

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, dinilai pasar sebagai sinyal bahwa kelompok garis keras masih memegang kendali penuh, sehingga konflik diprediksi tidak akan mereda dalam waktu dekat.

Dari sisi global, pasar juga mencermati data ekonomi China di mana inflasi konsumen tumbuh 1,3 persen secara tahunan pada Februari 2026, laju tercepat dalam tiga tahun terakhir. Namun, inflasi produsen masih mengalami kontraksi, menciptakan ketidakpastian mengenai keberlanjutan tren permintaan pasca-liburan.

Sementara itu, dari dalam negeri, investor menaruh perhatian serius pada ketahanan fiskal Indonesia. Harga minyak dunia yang menyentuh 92 dolar AS per barel telah melampaui asumsi makro APBN 2026 yang dipatok di level 70 dolar AS per barel.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Massa Demo Mahasiswa UBK Desak Pemerintah Evaluasi MBG hingga Jaga Stabilitas Rupiah

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

57 tahun lalu

Dasco Apresiasi Terobosan Baru BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal