Setara Institute Minta Pemerintah Hati-Hati Tangani WNI Eks ISIS di Suriah

Irfan Ma'ruf
Ketua Setara Institute Hendardi (kiri). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Setara Institute meminta pemerintah mengambil sikap hati-hati terkait nasib Warga Negara Indonesia (WNI) eks anggota kelompok ISIS di Suriah. Dibutuhkan langkah komprehensif dan strategi menyeluruh mengenai keberadaan mereka karena hal ini menyangkut keamann nasional.

Ketua Setara Institute Hendardi menuturkan, ketergesa-gesaan dalam masalah ini jelas merupakan pendekatan yang tidak tepat. Apalagi disinyalir beberapa di antara mereka merupakan eks kombatan yang pernah bertempur sebagai tantara ISIS dan secara ideologis berwatak keras.

Dia menjelaskan, meski pun sejauh ini belum ada kesepakatan internasional mengenai bagaimana memperlakukan eks anggota dan simpatisan ISIS, pemerintah harus realistis dan, cepat atau lambat, mesti mengambil sikap. Pemerintah harus segera menyusun rencana kontingensi (contingency plan) dan strategi yang menyeluruh mengenai keberadaan eks anggota dan simpatan ISIS asal Indonesia.

”Setara Institute mengusulkan agar Indonesia memprakarsai dan menggalang kesepakatan internasional tentang nasib eks anggota, kombatan, dan simpatisan ISIS. Kerja sama internasional dibutuhkan karena ISIS dan ekstremisme-kekerasan serupa ISIS merupakan ancaman global. Apalagi di tingkat domestik, begitu banyak negara, tak terkecuali Indonesia, menghadapi ancaman kelompok ekstrem yang hingga kini masih eksis,” kata Hendardi melalui keterangan tertulis, Jumat (7/2/2020).

Menurut Hendardi, otoritas Kurdi yang membawahi kamp tahanan eks ISIS di Suriah, sudah sejak lama mendesak negara-negara untuk mengambil dan memulangkan orang-orang yang berasal dari negara masing-masing. Otoritas Kurdi menyatakan bahwa keberadaan mereka hanya menjadi beban bagi mereka, bukan hanya sosial-ekonomi, tapi juga keamanan. Namun, belum ada respons memadai dari dunia internasional.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Kaleidoskop 2025: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang Tahun Ini

Internasional
9 hari lalu

Nah! Warga Nigeria Sebut Serangan AS Salah Sasaran, bukan Ngebom Lokasi ISIS

Internasional
9 hari lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Internasional
10 hari lalu

Gempur ISIS, Trump Kantongi Izin dari Pemerintah Nigeria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal