"Dia berkomentar di situ lalu saya mendownload gambar tersebut atau ijazah tersebut dan saya posting ulang," katanya.
Dian mengatakan, dirinya sempat mencocokkan dokumen tersebut dengan sejumlah informasi yang pernah diperolehnya mengenai ijazah Jokowi. Dia mengaku menemukan kesamaan dengan dokumen yang pernah dipublikasikan dalam acara reuni Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2022.
"Lalu saya mencocokkan dengan beberapa informasi-informasi terkait tentang ijazah ini dan pada saat saya mencocokkan itu, saya menemukan persis sama dengan yang pernah terpublikasi di acara reuni UGM pada tahun 2022," ucapnya.
Setelah melakukan pencocokan tersebut, Dian kembali mengunggah foto ijazah itu di akun X miliknya. Dia juga mengakui pernah menulis keterangan yang menyebut dokumen yang diunggahnya sebagai ijazah asli Jokowi.
Dalam persidangan, JPU kemudian mengonfirmasi keterangan pada unggahan akun X milik Dian. Jaksa membacakan tulisan yang menyertai unggahan tersebut dan meminta Dian memastikan apakah dia yang membuatnya.