Terungkap! Modus 3 Jenderal Sadap Nomor Presiden Prabowo lewat Server LIMS

Puteranegara Batubara
Donald Karouw
Bareskrim Polri menahan tiga jenderal polisi dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Bareskrim Polri menetapkan tiga jenderal polisi sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting. Ketiganya langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mabes Polri.

Tiga tersangka tersebut yakni mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan, Irjen Eko Hadi, dan Irjen Ahrie Sonta Nasution. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin menjelaskan, perkara ini berkaitan dengan dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta akses ilegal terhadap sistem elektronik.

"Kita tahan di Rutan Mabes Polri," kata Asep saat menjelaskan penahanan ketiga tersangka, Selasa (3/11/2026).

Kronologi Dugaan Penyadapan

Komjen Asep mengungkapkan, dugaan tindak pidana tersebut terjadi dalam kurun waktu 2025 hingga 2026. Para tersangka diduga memerintahkan penyadapan sejumlah nomor telepon tanpa mengikuti prosedur yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
24 menit lalu

Profil Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Eks Kapolri Tersangka Penyadapan Presiden

29 menit lalu

3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Ditahan, Salah Satunya Mantan Kapolri

2 jam lalu

Kapolri Sambangi KWI, Perkuat Kerja Sama Polri dengan Tokoh Agama Katolik

4 jam lalu

Deretan Wakapolda yang Dimutasi Kapolri Jenderal Suyudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal