Terungkap! Modus Sindikat Ketamine 1,16 Ton, Rekrut ABK Lansia dengan Dalih Angkut Minyak

Puteranegara Batubara
WNA Taiwan YCY, tersangka penyelundupan 1,16 ton ketamine senilai Rp3,48 triliun di kapal tanker MT Global 168, tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026). (Foto: iNews/Puteranegara Batubara)

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri mengungkap modus sindikat penyelundupan 1,16 ton ketamine yang diangkut kapal tanker MT Global 168. Sindikat tersebut diduga merekrut anak buah kapal (ABK) berusia lanjut atau mendekati masa pensiun dengan dalih bekerja mengangkut minyak.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Cahyo Hutomo mengatakan, dari delapan orang yang diamankan dalam kasus tersebut, polisi menetapkan satu warga negara (WN) Taiwan berinisial YCY sebagai tersangka. Sementara itu, tujuh orang lainnya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

"Jadi, dari hasil perkembangan pemeriksaan yang kita amankan waktu itu adalah 8 orang, di mana 7 warga negara Indonesia dan satu lagi inisial YCY kita enggak usah sebutkan namanya, tapi inisialnya YCY itu warga negara Taiwan," kata Cahyo kepada awak media, Selasa (27/10/2026).

Menurut Cahyo, tujuh ABK WNI tersebut tidak mengetahui adanya muatan narkoba di kapal tanker itu. Mereka direkrut sebagai awak kapal pengganti dengan tugas mengangkut minyak.

"Jadi pada saat melaksanakan pelayaran, yang 7 orang itu tidak tahu karena tujuan daripada 7 orang itu sesuai dengan permintaan agen yang merekrutnya adalah mengangkut minyak. Sehingga kita tidak bisa menemukan mens rea kepada 7 orang itu," ujar Cahyo.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 jam lalu

7 ABK Bawa 1,16 Ton Ketamine Lolos dari Jerat Hukum, Bareskrim: Tak Ditemukan Mens Rea

14 jam lalu

WNA Taiwan Tersangka Kasus 1,16 Ton Ketamine Dibawa ke Bareskrim, Terancam 12 Tahun Penjara

2 hari lalu

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Digagalkan, Dasco: Kita Wajib Perangi Narkoba!

3 hari lalu

Polri Sita 1,16 Ton Ketamine di Kapal Tanker, Nilainya Tembus Rp3,48 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal