Warga Mentawai Disidang gegara Hadirkan Akses Internet di Kampungnya, Menkomdigi Buka Suara

Jonathan Simanjuntak
Menkomdigi Meutya Hafid. (Foto: Komdigi)

Meutya menilai pendekatan pembinaan perlu dikedepankan sebelum penggunaan instrumen pidana. Kendati demikian, dia memastikan proses hukum yang sedang berjalan tetap dihormati sesuai kewenangan masing-masing.

"Menurut hemat kami, semangat KUHAP yang baru juga harusnya mengedepankan langkah-langkah pembinaan, dan langkah hukum pidana adalah solusi terakhir. Jadi, itu yang biasa kita lakukan. Di beberapa daerah lain juga ada kasus seperti ini, tetapi biasanya ketika Komdigi menemukan melalui pengawasan yang kami lakukan, kita lakukan pembinaan," katanya.

Dia menjelaskan, pembinaan dapat dilakukan dengan membantu masyarakat memenuhi persyaratan perizinan. Komdigi juga dapat menghubungkan penyedia layanan tersebut dengan perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP) yang telah mengantongi izin.

"Caranya bagaimana? Bisa jadi mereka kita bantu membuat izin. Bukan dipidana, tetapi dibantu membuat izin. Atau kita bantu juga untuk dikoneksikan atau diperbantukan dengan ISP-ISP yang sudah mendapat izin di daerah tersebut, sehingga dia menjadi bagian dari ekosistem atau reseller dari ISP tersebut," jelas Meutya.

Menurutnya, langkah tersebut bukan bentuk intervensi terhadap proses hukum Yogi. Komdigi hanya berupaya mencari solusi agar kebutuhan internet masyarakat di Desa Sikakap tetap terpenuhi melalui layanan yang legal.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 hari lalu

Komdigi Kirim Bantuan Logistik 15 Ton dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT

3 hari lalu

Perkuat Konektivitas Internet Pasca Gempa NTT, Komdigi Kirim 20 Perangkat Starlink 

7 hari lalu

Godok Perpres Ojol, Dasco Ungkap Tarif Barang akan Diatur Komdigi dan Penumpang oleh Kemenhub

10 hari lalu

Komdigi Minta Aplikasi Hornet Dihapus dari App Store-Play Store, Dinilai Kampanyekan LGBT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal