Mengintip Fungsi Fitur Drive Mode pada Xforce, Apa Hanya Gimmick?

Dani M Dahwilani
Fitur Drive Mode pada Xforce. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Banyak deretan kendaraan saat ini membenamkan fitur Drive Mode atau mode berkendara. Apa fungsinya, apa hanya gimmick?

Drive mode adalah fitur pada mobil yang memungkinkan pengemudi memilih cara berkendara sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Fitur ini memungkinkan pengendara menyesuaikan respons mobil terhadap input mereka, seperti akselerasi, transmisi, dan suspensi.  

Di mana masing-masing model dan merek kendaraan memiliki fitur Drive Mode berbeda-beda, antara lain Sport, Eco dan Normal. Namun, ada pula model kendaraan yang memiliki Drive Mode yang dapat menyesuaikan kondisi jalan.

Seperti Mitsubishi Xforce. Mobil ini memiliki empat mode berkendara, yaitu Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Bagaimana cara kerjanya?

Pereli nasional Rifat Sungkar mengatakan, sesuai namanya, Normal untuk medan jalan yang umum, Wet untuk situasi hujan atau basah, Gravel untuk kondisi tanah atau kerikil, dan Mud untuk lumpur.

"Pilihan mode berkendara cukup diatur melalui tombol di sebelah tuas transmisi. Pilihan mode berkendaranya akan tampil pada layar di dasbor sehingga memudahkan pengemudi memantaunya," ujarnya, saat berbincang dengan sejumlah media, belum lama ini.

Dia menjelaskan cara kerja fitur ini melibatkan pengaturan mesin, transmisi, rem, dan power steering yang kemudian terintegrasi dengan kontrol traksi, kontrol stabilitas, dan Active Yaw Control (AYC). Fitur ini berguna mengontrol mobil agar lebih mudah dikendalikan di berbagai permukaan jalan. Cara kerjanya dengan membatasi perputaran roda melalui kombinasi berbagai sensor.

"AYC ini bekerja dengan menggabungkan data dari ABS, throttle sensor, putaran mesin dan juga sudut setir. Pada Xforce fitur ini akan bekerja saat pengemudi memakai mode berkendara selain Normal dan Mud," kata Rifat.

Misalkan pada mode Wet, lanjut dia, AYC akan mengatur perputaran roda dengan membatasi respons throttle dan mengaktifkan Traction Control agar mobil lebih bisa dikendalikan di jalanan basah.

Respons AYC yang sama juga terasa pada mode Gravel. Namun, setir akan terasa lebih berat Tujuannya agar pengemudi tidak mudah membelokkan setir di permukaan jalan berpasir sehingga mobil tetap dalam kendali. Pada mode Mud, Fitur AYC tidak aktif karena pada mode ini membatasi kecepatan hanya di 10 km/jam.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Operasi Keselamatan Jaya 2026, Pengendara Lawan Arus di Jakarta bakal Ditindak!

Megapolitan
17 hari lalu

Ditlantas Polda Metro Tindak Pengendara Lawan Arus di Lebak Bulus Jaksel, Ada yang Bentak Petugas

Motor
21 hari lalu

Grab Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Pengemudi, Ini Tanggapan Pemerintah

Megapolitan
1 bulan lalu

Hari Terakhir 2025, Lalu Lintas Jalan Raya Pasar Minggu Padat Merayap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal