Kecewa soal Penetapan UMK Jabar, Buruh: Ridwan Kamil Penakut dan PHP

Yogi Pasha
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: dok iNews)


Menanggapi keputusan yang mengecewakan tersebut, buruh Jabar akan menyikapi secara hukum dan aksi. Dalam waktu dekat, buruh akan kembali turun ke jalan sambil mendorong UMSK untuk minta dikembalikan menjadi 20 persen.

Saat ditanya tentang Kabupaten Pangandaran yang penetapan UMK-nya di luar PP 78/2015, Roy menilai penetapan itu hanya formalitas saja. Namun, tak berdampak pada buruh yang lain. "Kan Pangandaran ini kabupaten yang baru berusia tiga tahun. Kenapa pengecualian tak diberlakukan ke Banjar yang jelas daerah industri," ucapnya.

Roy mengatakan, Kabupaten Pangandaran merupakan daerah wisata. Seharusnya, UMK yang kenaikannya di luar PP 78 itu diberlakukan pada daerah industri. Dia khawatir, dengan kenaikan UMK Pangandaran menjadi 10 persen justru akan berdampak ke daerah sekitar. Dia menilai hal itu akan menjadi persoalan. Buruh berharap, justru kenaikan di luar PP 78 diberlakukan pada daerah Priangan dan Ciayumanjakuning.

"Penetapan Pangandaran hanya formalitas. Gubernur Jatim lebih berani. Kan kalau konsekuensinya satu berubah, artinya itu mengubah 27 kabupaten/kota," kata Roy seraya mengatakan seharusnya UMK Camis, Garut dan Ciayumanjakuning diperhatikan.

Sementara itu, Ketua DPD LEM SPSI Jabar M Sidarta mengatakan, penetapan UMK 2019 ternyata tidak dimanfaatkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai momen untuk mengupayakan peningkatan upah buruh, sesuai dengan visi misi 100 hari kerja.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Demo Buruh di DPRD Sumut, Tuntut Perubahan Kebijakan Ketenagakerjaan

23 hari lalu

Ancaman PHK Hantui 4.400 Pekerja Jatim, 2.500 Berasal dari Satu Pabrik

25 hari lalu

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Tangkap Begal, Siapkan Hadiah hingga Rp50 Juta 

1 bulan lalu

Ridwan Kamil Ajukan Hak Angkat Anak ke PA Bandung usai Cerai dengan Atalia

2 bulan lalu

Taufik Hidayat Penyekap Sadis Wanita di Bandung Sempat Cari Dedi Mulyadi Pada Dini Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal