3 Jaringan Mafia Tanah di Salatiga Ditangkap, Rugikan Warga hingga Rp25 Miliar

Eka Setiawan
Polda Jateng mengungkap mafia tanah di Kota Salatiga yang merugikan warga dan bank. (Foto: MPI)

SEMARANG, iNews.id – Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng menangkap tiga orang jaringan mafia tanah di Kota Salatiga

Ketiga tersangka yakni, Donni Iskandar Sugiyo Utomo alias Edward Setiadi (49) warga Puri Anjasmoro Kelurahan Tawangsari, Kota Semarang; Nur Ruwaidah (41) warga Sendangmulyo Kecamatan Tembalang, Kota Semarang; dan Agus Hartono (39) warga Jalan Bukit Abadi, Kelurahan Ngesrep Banyumanik, Kota Semarang.

Direktur Reskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan, kasus itu bergulir sejak 2016 dan sampai sekarang masih dilakukan pendalaman. 

“Totalnya ada 46 saksi yang kami mintai keterangan plus 2 saksi ahli pidana dari Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro. Tiga tersangka itu sudah kami limpahkan ke kejaksaan,” katanya, Senin (29/7/2024).

Dia mengungkapkan, dalam menjalankan aksi kejahatannya ketiga tersangka mengumpulkan sertifikat-sertifikat tanah milik warga dengan dalih cek bersih BPN. Tanpa sepengetahuan pemilik sertifikat itu di balik nama yang digunakan untuk jaminan kredit ke bank.

“Proses balik nama atas nama tersangka AH dengan melawan hukum, kemudian dijadikan agunan ke bank. Total jumlah tanahnya 26.933meter persegi. Lokasinya di Dusun Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga,” ungkapnya.

Para pemilik tanah menyerahkan sertifikatnya dengan dalih pengecekan keperluan sertifikat tanah di BPN. Setelah sertifikat dikuasai, para pelaku tanpa izin pemilik tanah melakukan balik nama menjadi atas nama Agus Hartono melalui notrais dan PPAT Ngilma Khoirunnisa. Pembuatan akta jual beli tersebut terdapat perbuatan melawan hukum.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bareskrim Bongkar Praktik Judi Kasino di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

5 hari lalu

Rumah Sopir Botok AMPB Diduga Ditembaki OTK hingga Kaca Pecah, Polisi Turun Tangan

7 hari lalu

Aksi Mahasiswa di Tugu Muda Semarang, Polda Jateng Ingatkan Jangan Terprovokasi

22 hari lalu

Makam Sutrimo Orang Dekat Febrie di Banyumas Dijaga Ketat Polisi Jelang Ekshumasi

1 bulan lalu

Taruna Akpol Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 3 Gedung Hoegeng, Ini Kata Polda Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal