"Yang saya tanya ke dokter apa indikasinya, oh mual lalu pusing. Yang saya tanya kepada semua pasien, mual dan pusing sudah tidak ada berarti KRS sudah bisa pulang," ujar Khofifah.
Kasus keracunan MBG di Tanggulangin, Sidoarjo, tercatat berdampak terhadap 566 orang. Pemerintah daerah masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap seluruh korban.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, hingga Kamis siang masih terdapat 88 korban yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.
Jumlah tersebut masih dapat berubah karena sebagian korban yang kondisinya membaik dijadwalkan dipulangkan pada Kamis sore. Pemerintah juga terus mengevaluasi penyebab kejadian untuk mencegah kasus serupa kembali terjadi.