Dia mengatakan, sebanyak 22 personel langsung dikerahkan untuk menangani kebakaran. Tim gabungan tersebut terdiri atas unsur Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), masyarakat, siswa PKL SKMA, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur.
Petugas melakukan pemantauan, penanganan titik api, hingga koordinasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal. Upaya penanganan membuahkan hasil. Pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 01.30 WITA, api berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.
Sebelum meninggalkan lokasi, petugas memeriksa ulang area yang telah ditangani guna memastikan tidak ada titik api aktif yang masih tersisa. Meski api telah berhasil dikendalikan, tim gabungan masih melakukan langkah lanjutan berupa mopping up atau penyisiran dan pemadaman terhadap sisa material yang berpotensi kembali terbakar.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman serta mencegah terjadinya penyalaan ulang.