Dongpeng sebelumnya menggunakan gambar Mbappe hasil kecerdasan buatan untuk kampanye iklan selama Piala Dunia 2026. Menurut laporan Sports Illustrated yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, Mbappe berpotensi kehilangan pendapatan sponsor tahunan hingga 42,7 juta dolar Australia (Rp544,5 miliar).
Dampaknya juga merembet ke Liga Spanyol. China Media Group (CMG), lembaga yang menaungi stasiun televisi pemerintah CCTV, memutuskan menghentikan sementara penayangan pertandingan La Liga.
Pihak La Liga telah menyampaikan penyesalan atas komentar Mbappe yang menyinggung penggemar sepak bola China. Sementara itu, media pemerintah Global Times turut mengkritik Real Madrid karena dinilai terlalu toleran terhadap perilaku pemainnya.
Tekanan publik semakin besar setelah akun Mbappe di Xiaohongshu, yang memiliki lebih dari satu juta pengikut, dibekukan. Akunnya di Weibo juga terkena pembatasan karena dianggap melanggar aturan platform.
Sejumlah laporan media China menyebut merek internasional seperti Dior dan Hublot telah menghapus konten terkait Mbappe dari Weibo. Penelusuran AFP tidak menemukan hasil pencarian menggunakan nama Mbappe dalam bahasa China pada akun kedua merek tersebut.