"Klub turut mendukung permintaan maaf terbuka yang disampaikan Kylian Mbappe. Pemain tersebut telah mengungkapkan penyesalan atas perkataannya dan menegaskan kembali rasa hormatnya kepada masyarakat China," lanjut pernyataan tersebut.
Sehari sebelumnya, Mbappe juga telah meminta maaf. Dia mengakui komentarnya tidak tepat dan telah menyakiti banyak orang.
"Komentar saya tidak bijaksana dan sekarang saya memahami perkataan itu telah menyakiti banyak orang di China serta komunitas China di seluruh dunia," ujar Mbappe, dikutip dari Fox Sport.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan pemerintah memperhatikan permintaan maaf tersebut. Namun, kontroversi telanjur berdampak terhadap aktivitas bisnis sang pemain.
Sejumlah perusahaan besar China mulai meninggalkan Mbappe. Produsen minuman Dongpeng serta perusahaan produk susu Mengniu dan Milkground memutus kerja sama dengan kapten Timnas Prancis tersebut.