Bahkan, ketika AFP mengunjungi toko utama Adidas di kawasan Sanlitun, Beijing, jersey Real Madrid masih dijual, tetapi tidak ditemukan jersey dengan nama Mbappe.
Padahal, Mbappe sebelumnya sangat populer di China. Wajahnya menghiasi berbagai papan iklan dan produk minuman. Dia juga mendapat julukan Guigui atau kura-kura karena dianggap mirip karakter dalam film Teenage Mutant Ninja Turtles.
Pengamat sepak bola China, Yan Qiang, menilai kontroversi ini berpotensi menimbulkan kerusakan serius terhadap citra Mbappe, Real Madrid, dan Liga Spanyol.
"Jika dilihat secara tenang, objektif, dan tanpa emosi, ini jelas merupakan insiden yang sangat merugikan," kata Yan kepada AFP.
"Insiden ini menyebabkan kerusakan serius terhadap citra La Liga dan Real Madrid di China," lanjutnya.