Candaan Kylian Mbappe Bikin Real Madrid Minta Maaf, Sponsor Putus Kontrak dan Liga Spanyol Distop di China

Abdul Haris
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, menjadi sorotan di China setelah komentarnya mengenai sosok yang diduga Mao Zedong memicu protes publik pada Oktober 2026. (Foto: Real Madrid)

Pendiri Key-Solution Sports Consulting, Adam Zhang, menyebut permintaan maaf yang cepat dan tulus menjadi langkah awal pemulihan hubungan. Sikap tersebut dapat memengaruhi keputusan terkait kelanjutan larangan siaran Liga Spanyol.

Namun, Yan Qiang mengingatkan permintaan maaf belum tentu menyelesaikan persoalan. Menurut dia, pemulihan citra Mbappe dan Real Madrid sangat bergantung pada tindakan mereka selanjutnya.

"Permintaan maaf tentu lebih baik daripada tidak meminta maaf sama sekali, tetapi itu jelas bukan akhir dari persoalan," ujarnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
20 jam lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

23 jam lalu

3 WNA Jadi Tersangka Bentrok dengan Warga di Morowali, Pengamat: Investor-Pekerja Asal China Terlalu Diistimewakan

2 hari lalu

China Boikot Kylian Mbappe gegara Candaan Sebut Mao Zedong Diktator

3 hari lalu

Diabaikan Mourinho, Trent Alexander-Arnold Ogah Hengkang dari Real Madrid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal