Sebab, lanjut dia, Kabupaten Malaka ini hanya gedung PLBN Motamasin saja yang paling bagus. Pihaknya bangga karena meski sepi pelintas, tapi luas areanya masih lebih besar PLBN Motamasin dibandingkan Mota'ain dan Motamasin.
"Sebab akses pintu masuk ke Dili, Ibu Kota Timor Leste bukan di sini, tapi di Mota'ain. Kalau Motamasin hanya ke Kota Suai untuk ke Dili jalannya lebih parah, makanya banyak pelintas dari Tumor Leste maupun sebaliknya lebih memilih PLBN Mota'ain," ujarnya.
Dia mengaku hingga saat ini nyaris tak ada kendala dalam melakukan pelayanan, hanya dibutuhkan tambahan Sumber Daya Manusia (SDM) saja.
"Keterbatasan teknis operasional karena jumlah SDM kurang, terutama unsur pelayan, karantina, bea cukai dan imigrasi. Jadi aksesnya yang kita pakai baru gedung utama saja, padahal sudah banyak gedung sekitar sini dibangun," katanya. (Haryudi/ Koran SINDO)