Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhut Bekukan Izin 32 Perusahaan Terlibat Karhutla, Terbaru 6 Korporasi
Advertisement . Scroll to see content

Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:07:00 WIB
Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA
Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkatkan ancaman gangguan pernapasan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

6. Pekerja Luar Ruangan dan Warga di Wilayah Berpolusi

Pekerja luar ruangan serta warga yang tinggal di dekat jalan raya, kawasan industri, dan wilayah terdampak karhutla juga perlu meningkatkan kewaspadaan.

Paparan polusi udara dalam waktu lama dapat mengiritasi saluran pernapasan dan mengganggu mekanisme pertahanan paru-paru. Partikel halus dalam asap berpotensi memperburuk gangguan pernapasan, terutama pada orang yang sudah memiliki penyakit paru sebelumnya.

“Terakhir, mereka yang setiap hari terpapar polusi udara dalam waktu lama, seperti pekerja di luar ruangan serta warga yang tinggal dekat jalan raya atau kawasan industri. Partikel halus dalam polusi ini merusak lapisan pelindung saluran napas dan melemahkan sel imun di paru-paru. Akibatnya, virus dan bakteri lebih mudah masuk dan menimbulkan infeksi,” tutur Prof Erlina.

Cara Mengurangi Risiko ISPA saat Karhutla

Di tengah paparan asap karhutla, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker respirator yang sesuai ketika harus beraktivitas di lingkungan berasap, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta. Jika memungkinkan, gunakan penyaring udara di dalam ruangan dan hindari sumber polusi, termasuk asap rokok. 

Jika mengalami sesak napas, napas cepat, atau gejala yang semakin berat, segera cari pertolongan medis. Upaya pencegahan dan penanganan sejak dini penting untuk mengurangi risiko komplikasi ISPA.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut