Cuma 43% Balita Indonesia Dapat MPASI Beragam, Ahli Gizi Buka Suara!
Tara juga mengingatkan orang tua agar tidak menganggap makanan sehat selalu identik dengan bahan pangan premium.
"Makanan sehat itu tidak harus mahal. Jangan sampai kita punya mindset bahwa makanan sehat identik dengan bahan pangan tertentu, misalnya ikan salmon," ungkapnya.
Menurut Tara, tahu dan tempe dapat menjadi sumber protein nabati yang ekonomis. Namun, menu anak sebaiknya tidak hanya terdiri dari satu kelompok pangan.
Keberagaman makanan menjadi penting agar anak mendapatkan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Dalam menyusun menu keluarga, Tara mengingatkan masyarakat untuk berpedoman pada prinsip gizi seimbang. Karbohidrat, protein, sayuran, dan buah perlu dikombinasikan agar asupan tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga kebutuhan zat gizi lainnya.