Cuma 43% Balita Indonesia Dapat MPASI Beragam, Ahli Gizi Buka Suara!
Dengan demikian, yang menjadi perhatian bukan semata-mata apakah sebuah makanan mahal atau murah, tetapi bagaimana makanan tersebut dikombinasikan agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi.
Pemberian MPASI yang beragam menjadi penting karena kebutuhan nutrisi anak tidak dapat dipenuhi hanya dari satu jenis makanan. Orang tua perlu mengenalkan berbagai sumber pangan secara bertahap sesuai usia dan kemampuan makan anak.
Telur dan ikan, misalnya, dapat menjadi pilihan protein hewani yang lebih ekonomis. Sementara tahu dan tempe dapat melengkapi kebutuhan protein dari sumber nabati.
Di sisi lain, keberagaman sumber karbohidrat juga dapat diperkenalkan. Tara menyebut Indonesia memiliki banyak pangan lokal, mulai dari umbi-umbian hingga beragam jenis beras.
"Kita punya banyak sekali pangan lokal dari umbi-umbian. Contohnya kimpul, yang sekarang sedang ngetren. Beras juga beraneka warna, jadi jangan nasi putih terus," ujarnya.
Menurut Tara, pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi salah satu strategi keluarga untuk mendapatkan menu beragam tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Pada akhirnya, pemenuhan nutrisi anak tidak semata-mata ditentukan oleh mahal atau murahnya bahan pangan. Yang lebih penting adalah keberagaman, keseimbangan, dan kemampuan orang tua menyusun menu sesuai kebutuhan anak.
Editor: Muhammad Sukardi