Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Mencegah Ketindihan, Dokter Sarankan Posisi Tidur Miring
Advertisement . Scroll to see content

Ini yang Terjadi saat Ketindihan, Otak Sudah Bangun tapi Tubuh Tak Bisa Gerak

Minggu, 09 Agustus 2026 - 00:28:00 WIB
Ini yang Terjadi saat Ketindihan, Otak Sudah Bangun tapi Tubuh Tak Bisa Gerak
Ini yang terjadi saat ketindihan, ketika otak sudah bangun tetapi tubuh tidak bisa bergerak. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Saat berada dalam fase REM, otak secara alami menghambat aktivitas otot rangka. Mekanisme ini berfungsi mencegah tubuh benar-benar mengikuti gerakan yang dialami seseorang di dalam mimpi.

"Pas tidur masuk fase REM (fase kita paling sering mimpi), otak sengaja matiin otot rangka kita biar mimpi gak diperagain beneran. Nah kadang kesadaran udah bangun duluan, tapi ototnya masih ketahan. Sadar penuh, tapi gak bisa gerak," papar dia.

Kenapa Dada Terasa seperti Ditindih?

Sensasi dada seperti mendapatkan tekanan menjadi salah satu pengalaman yang sering dirasakan ketika seseorang mengalami sleep paralysis. Kondisi tersebut juga memiliki penjelasan secara fisiologis.

"Rasa ketekan di dada juga ada penjelasannya: otot dinding dada ikut ketahan, jadi nafas terasa dangkal dan berat. Tapi mata sama diafragma gak ikut lumpuh, makanya kita masih bisa buka mata dan nafas tetep jalan," tambah dr. Cecep.

Dengan kondisi tersebut, seseorang dapat merasa seolah-olah ada beban berat yang menekan tubuhnya. Kepanikan kemudian dapat membuat sensasi tersebut terasa semakin menakutkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut