Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Siapkan Dewan Pengawas Program MBG, Libatkan Ahli Gizi hingga Chef
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Remehkan Masakan Rumahan, Ahli Sebut Diet Modern Belum Tentu Lebih Sehat!

Senin, 03 Agustus 2026 - 17:48:00 WIB
Jangan Remehkan Masakan Rumahan, Ahli Sebut Diet Modern Belum Tentu Lebih Sehat!
Ilustrasi masakan rumahan yang ternyata punya gizi luar biasa. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Konsep tersebut menekankan keseimbangan antara:

  • Karbohidrat sebagai sumber energi utama.
  • Protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
  • Sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, serta antioksidan.
  • Lemak sehat yang mendukung fungsi hormon dan penyerapan vitamin.
  • Cairan yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh.

Prinsip ini ternyata tidak jauh berbeda dengan komposisi makanan rumahan yang menggabungkan nasi atau sumber karbohidrat lain, lauk berprotein, sayuran, dan buah dalam satu kali makan.

Masakan Tradisional Dunia Sudah Lama Menerapkan Gizi Seimbang

Berbagai negara memiliki makanan tradisional yang secara alami memenuhi prinsip nutrisi tersebut.

Bibimbap dari Korea, misalnya, memadukan nasi, sayuran, telur, dan daging tanpa lemak dalam satu mangkuk. Di Jepang, sup miso dikenal sebagai makanan fermentasi yang baik untuk kesehatan saluran cerna sekaligus mengandung elektrolit.

Sementara itu, huevos rancheros dari Meksiko mengombinasikan telur, nasi, dan kacang-kacangan sehingga menjadi sumber karbohidrat dan protein yang ideal. Brasil memiliki feijoada yang kaya protein dan karbohidrat, sedangkan negara-negara Mediterania mengandalkan paella yang memadukan nasi, makanan laut atau ayam, serta sayuran.

Di Timur Tengah, hummus, falafel, dan kurma menjadi contoh makanan yang kaya protein nabati, lemak sehat, serta karbohidrat alami. Adapun jollof rice dari Afrika Barat dan shakshuka dari Afrika Utara juga menawarkan kombinasi zat gizi yang lengkap untuk mendukung aktivitas fisik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut