Jangan Remehkan Masakan Rumahan, Ahli Sebut Diet Modern Belum Tentu Lebih Sehat!
Konsep tersebut menekankan keseimbangan antara:
Prinsip ini ternyata tidak jauh berbeda dengan komposisi makanan rumahan yang menggabungkan nasi atau sumber karbohidrat lain, lauk berprotein, sayuran, dan buah dalam satu kali makan.
Berbagai negara memiliki makanan tradisional yang secara alami memenuhi prinsip nutrisi tersebut.
Bibimbap dari Korea, misalnya, memadukan nasi, sayuran, telur, dan daging tanpa lemak dalam satu mangkuk. Di Jepang, sup miso dikenal sebagai makanan fermentasi yang baik untuk kesehatan saluran cerna sekaligus mengandung elektrolit.
Sementara itu, huevos rancheros dari Meksiko mengombinasikan telur, nasi, dan kacang-kacangan sehingga menjadi sumber karbohidrat dan protein yang ideal. Brasil memiliki feijoada yang kaya protein dan karbohidrat, sedangkan negara-negara Mediterania mengandalkan paella yang memadukan nasi, makanan laut atau ayam, serta sayuran.
Di Timur Tengah, hummus, falafel, dan kurma menjadi contoh makanan yang kaya protein nabati, lemak sehat, serta karbohidrat alami. Adapun jollof rice dari Afrika Barat dan shakshuka dari Afrika Utara juga menawarkan kombinasi zat gizi yang lengkap untuk mendukung aktivitas fisik.