IAEA: Iran Terus Perkaya Stok Uranium

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 11 Oktober 2020 - 10:12 WIB
IAEA: Iran Terus Perkaya Stok Uranium

Fasilitas yang diduga pengolahan uranium Iran. (foto: Okezone)

ZURICH, iNews.id - Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, menyebut Iran masih memperkaya Uranium ke tingkat lebih tinggi. Namun, persediaan Uranium di negara itu tidak cukup untuk membuat satu bom nuklir.

"Orang Iran terus memperkaya Uranium, dan pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada yang mereka janjikan. Dan jumlah mereka meningkat dari bulan ke bulan," kata Grossi dikutip dari Reuters, Minggu (11/10/2020).

Grossi tidak bisa memprediksi berapa lama waktu Iran bisa memproduksi senjata nuklir pertamanya.

"Kami melihat pada kuantitas yang signifikan, jumlah mininum uranium dan plutonium yang diperkaya dibutuhkan untuk membuat bom atom. Iran tidak memiliki jumlah yang signifikan saat ini," lanjutnya.

Iran berulang kali membantah tuduhan memiliki program senjata nuklir, Teheran menegaskan program nuklirnya murni untuk kebutuhan energi.

Namun, IAEA mendefinisikan kuantitas signifikan sebagai perkiraan jumlah bahan nuklir yang kemungkinan pembuatan perangkat peledak nuklirnya tidak dapat dikesampingkan.

Dalam laporan triwulan yang disampaikan bulan lalu, IAEA mengungkap Iran memiliki 2.105,5 kg uranium yang diperkaya. Jumlah itu jauh di atas 202,8 kg yang tertuang dalam kesepakatan tahun 2015 dengan negara-negara besar.

Meskipun sebagian kecil uranium yang diperkaya milik Iran telah ada sebelum kesepakatan itu diteken.

Editor : Arif Budiwinarto